3 Jenis False Belief
3 Jenis False Belief

3 Jenis False Belief

Mungkin Anda sudah pernah mendengar apa itu False Belief. Bisa dibilang false belief yaitu keresahan-keresahan dari calon pelanggan atau pelanggan Anda.

Jika Anda berhasil menemukan false belief dari pelanggan atau target market Anda, maka Anda akan bisa meningkatkan pendapatan sebuah bisnis.

Anda perlu melakukan riset dan catat apa saja yang membuat calon pelanggan Anda tidak ingin membeli produk Anda. Berikut ini akan Kami berikan 3 jenis keresahan atau false belief dari pelanggan Anda.

3 Jenis False Belief

Berikut ini 3 jenis keresahan yang dialami oleh calon pelanggan Anda ketika mereka ditawari produk Anda.

False Belief Vehicle

Keresahan atau false belief yang pertama yang sering dialami oleh calon pelangan Anda yaitu mereka tidak percaya dan kurang yakin bahwa produk Anda adalah solusi untuk permasalahannya. 

Contohnya seperti Anda menjual handphone baru, dan pelanggan Anda tidak percaya bahwa produk tersebut bisa menyelesaikan permasalahannya soal baterai yang cepat habis atau kamera yang tidak bagus.

Nah mungkin Anda bertanya, lalu bagaimana caranya menyelesaikan masalah keresahan dari calon pelangan Anda tadi? Caranya banyak sekali agar produk Anda bisa di percaya oleh pelanggan, misalnya Anda bisa membuat iklan di sosial media, perlihatkan ulasan atau testimoni terhadap produk tersebut dan lain sebagainya yang membuat pelanggan sering melihat produk tersebut lalu mengingatnya.

False Belief Internal

False belief atau keresahan yang kedua yaitu false belief internal atau keresahan yang muncul pada diri pelanggan tersebut.

Mungkin banyak dari Anda sekalian pernah merasakan keresahan saat ingin membeli barang dan bertanya-tanya dalam benaknya.

Misalnya Anda ingin membeli sebuah handphone dan ketika ingin membelinya muncul sebuah pertanyaan seperti, apakah saya bisa menggunakan handphone itu yaa? Kan saya gaptek, saya gatau cara aktifin internet dan lain sebagainya.

Nah itulah contoh keresahan internal atau false belief internal. Cobalah Anda catat beberapa hal yang menjadi keresahan internal calon pelanggan Anda.

Setelah itu Anda berikan solusi untuk keresahan tersebut misalnya seperti ada panduan untuk menggunakan handphone, atau tampilan UI/UX nya mudah di mengerti untuk pemula sekalipun dan lain-lain.

False Belief External

Jenis keresahan yang terakhir yaitu false belief external. Pelanggan ini sudah mendapatkan solusi untuk false belief vehicle dan false belief internalnya, tapi saat Anda ingin membeli produk Anda muncul keresahan lagi dan membuatnya ragu untuk membelinya.

Contohnya seperti Anda ingin membeli produk handphone, nah saat ingin membelinya ternyata tidak bisa COD, biaya ongkos kirim yang mahal ke luar pulau jawa, tidak bisa dikirim ke daerahnya dan lain-lain.

Nah itulah beberapa contoh false belief external, Anda catat keresahan tersebut dan berikan solusinya.

Kesimpulan

Jadi untuk meningkatkan penjualan, Anda perlu melakukan riset ini. Cobalah temukan dan catat keresahan-keresahan calon pelanggan Anda lalu berikan solusinya.

Jika Anda sudah menemukan false belief pelanggan Anda, boleh share di kolom komentar yaa berikut dengan solusinya agar kita bisa sama-sama belajar dari penagalaman Anda.

Terima kasih sudah mengikuti Kami sampai akhir, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk semuanya. jika ada yang ingin ditanyakan atau saran dan kritik silahkan tulis di kolom komentar yaa. 

Share artikel ini ke teman-teman, keluarga dan kerabat Anda di sosial media jika menurut Anda ini bermanfaat. Terima kasih.

Baca Juga: Pentingnya Email Marketing

Beri Komentar

HindiaZone